Jerome Boateng membenarkan jika Jerman masih banyak kekurangan di barisan depan. Menurutnya, bila kekurangan tersebut tidak segera diselesaikan, timnya dipastikan tak bisa berbicara banyak di Piala Eropa 2016.

Tumpulnya barisan serang Der Panzer nampak pada pertandingan menghadapi Polandia di Stade de France, Saint-Denis, Jumat (17/6/2016) dinihari WIB. Anak asuh Joachim Loew gagal mencetak gol dan terpaksa menyudahi laga dengan skor kacamata.

Padahal Jerman amat mendominasi sepanjang pertandingan dengan ball possesion mencapai 63 persen. Akan tetapi buruknya finishing akhir memaksa mereka harus berkutat di kotak penalti Polandia.

“Kami gagal memenangi satu pertarungan pun dalam situasi satu lawan satu di lini serang. Mobilitas kami kurang,” ujar Boateng kepada ZDF.

“Terkadang kami harus melepaskan tembakan. Kami harus lebih tajam di sepertiga akhir lapangan, namun kemudian kami gagal melewati pemain-pemain lawan dan kami kurang berbahaya,” tambah bek Bayern Munich itu.

Jerman sekarang bercokol di peringkat teratas Grup Ce mengumpulkan empat angka dari dua pertandingan, unggul selisih gol atas Polandia di bawah mereka.

Pada partai pamungkas fase grup mendatang Jerman bakal melawan Irlandia Utara di Paris, Selasa (21/6/2016) mendatang. Menurut Boateng, para penyerang harus memperbaiki persoalan.

“Kami harus memperbaiki diri atau bila tidak kami takkan melangkah jauh,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *