Etrenadore Sevilla, Unai Emery, membocorkan rahasia bagaima timnya mampu mempermalukan Liverpool dalam pertandingan final Liga Europa yang berlangsung dini hari tadi. Ia bilang kepada anak asuhnya saat turun minum bila mereka harus merasa seperti sedang tampil di depan pendukung sendir.

Emery amat kecewa dengan performa buruk tim besutannya di paruh pertama sehingga berujung pada ketertinggalan 0-1 lewat gol dari Daniel Sturridge. Alhasil Emery harus berpikir keras supaya mereka melakukan hal yang lebih baik di interval kedua.

Rupanya hal tersebut sukses. Tak diduga-duga, Sevilla sukses membombardir lini belakang Si Merah selepas jeda. Hasilnya, Kevin Gameiro cs. mampu membalikkan keadaan menjadi 3-1.

“Ini merupakan perasaan yang amat unik. Kami cobe menguasai pikiran kami ketika turun minum dan kami mengingat mengapa kami bisa mencapai babak ini. Kami membayangkan stadion ini seperti di Ramon Sanchez Pizjuan, yang tak lain adalah kandang kami. Dan pada akhirnya kami bisa melakukannya,” ujar Emery seperti dilansir Soccerway.

Emery membenarkan bila rivalnya kali ini merupakan tim kuat. Hal tersebut terlihat setelah Liverpool sukses mengurung lini belakang Los Rojiblancos pada babak pertama. Akan tetapi Sevilla bak bangun dari tidur di paruh kedua.

“Liverpool merupakan salah satu tim besar dunia. Setelah gol pertama mereka berusaha untuk memegang kendali permainan. Tetapi itu juga terjadi pada kami. Dengan gol penyeimbang, kami merasa lebih tangguh dan percaya diri,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *