Kembali menderita kekalahan di final Liga Champions menyisakan luka di pikiran Diego Simeone. Manajer Ateltico Madrid tersebut ingin segera beristirahat sambil memikirkan masa depannya.

Atletico lagi-lagi kandas di babak puncak Liga Champions, Minggu (29/5/2016) dinihari WIB. Menghadapi Real Madrid di San Siro, Los Colchoneros terpaksa mengakui keunggulan rival sekota di babak adu penalti usai bermain 1-1 hingga ekstra time.

Ini merupakan kekalahan kedua untuk Atletico di babak yang sama dalam tiga musim belakangan. Pada musim 2013-2014 silam, mereka juga harus puas menjadi runner-up usai dilumat Madrid dengan skor 4-1 lewat extra time.

Setelah kegagalan terakhir, Simeone yang masih memiliki kontrak sampai tahun 2020 tengah mempertimbangkan masa depannya di Atletico.

“Saya merasa ini waktu yang tepat untuk berpikir. INi menjadi pertanyaan yang masuk akal dari anda setelah kekalahan seperti yang kami alami hari ini,” ujar Simeone saat ditanya apakah dirinya sempat berpikir untuk mengundurkan diri.

“Saya bangga melihat perjuangan para pemain. Jujur saya cinta terhadap mereka. Jelas jika mereka telah mengeluarkan segalanya dan itu yang selalu dia lakukan,” lanjut Simeone.

“Kami memiliki kesempatan menjadi juara, kami gagal mengambil peluang itu. Kami harus terus berusaha, saya juga akan memikirkan bagian saya. Itulah yang saya lakukan.”

“Yang pasti tidak ada yang ingat mereka kalah. Kami harus merdam ini dan menyembuhkan rasa sakit kami,” katanya seperti dikutip dari Reuters.

Menukangi Atletico sejak 2011 silam, Simeone telah memberikan banyak gelar juara seperti La Liga, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, Liga Europa, dan Piala Super Eropa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *