carlos-tevez

Carlos Tevez tengah berpikir untuk menggantungkan sepatunya akhir tahun ini. Hal tersebut tak lepas dari rasa kecewa pada situaso persepakbolaan di negerinya sendiri, Argentina.

Striker berusia 32 tahun tersebut sekarang ini tengah memperkuat salah satu klub raksasa Argentina, Boca Juniors. Sebelumnya Tevez sempat berhasil di Benua Biru bersama Manchester United, Manchester City, dan Juventus.

Kali ini Tevez membeberkan rasa kecewanya terhadap beberapa aspek permainan di Argentina, termasuk tekanan eksternal terhadap Boca semisal dari media, yang juga dia kambing hitamkan atas sanksi larangan bermain tiga laga terhadapnya awal bulan ini.

“Sanksi bagi saya itu dijatuhkan dari para jurnalis dan bukannya otoritas yang berwenang. Mereka mendorong supaya saya menerima hukuman tiga pertandingan,” kata Tevez kepada Fox Sports dan dilansir Soccerway.

“Jika kami bermain seri, Boca berada dalam krisis, tidak sama dengan River (Plate). Mereka (River) bermain imbang dan semuanya baik-baik saja. Saya menikmati sepakbola, namun tidak semua yang ada di sekitarnya,” tuturnya.

Tevez tak lupa mengkritik jadwal pertandingan liga domestik Argentina. Ia menilai jadwal tak dibuat dengan baik terlebih bila dibandingkan dengan di Eropa.

“Di Eropa Anda tahu persis tanggal berapa anda melawan masing-masing tim untuk paruh musim. Di sini anda baru tahu hari Senin jika hari Jumat harus main,” ujar Tevez.

“Ada peluang saya bakal pensiun akhir musim ini. Saya masih memikirkan hal itu,” lanjut pemain dengan 76 caps untuk timnas Argentina tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *